Hari yang Bersinar dan Berpijar

12:00 am

Sekiranya itu yang tertera di layar telepon genggam saya. Hari dan tanggal pun berganti.

Selamat ulang tahun, to whom it may concern. Sehat wal afiat dan segala hal baik menyertai. Semoga bersinar dan berpijar layaknya lagu Sheila on 7.

09:00 am

Sekiranya itu yang tertera di layar telepon genggam saya. Hari dan tanggal pun masih sama dengan yang terakhir kali saya lihat di layar telepon genggam saya.

Selamat ulang tahun, to whom it may concern. Panjang umur dan murah rezeki. Semoga bersinar dan berpijar layaknya lagu Sheila on 7.

03:58 pm

Sekiranya itu yang tertera di layar telepon genggam saya. Hari dan tanggal pun masih sama dengan yang terakhir kali saya lihat di layar telepon genggam saya.

Selamat ulang tahun, to whom it may concern. Selalu disibukkan dengan hal-hal baik yang memberi kehidupan. Semoga bersinar dan berpijar layaknya lagu Sheila on 7.

Hujan deras menyertai, kata orang pertanda baik. Pertanda akan dimurahkan rezekinya. Semoga berkah.

05:37 pm

Sekiranya itu yang tertera di layar telepon genggam saya. Hari dan tanggal pun masih sama dengan yang terakhir kali saya lihat di layar telepon genggam saya.

Selamat ulang tahun, to whom it may concern. Sehat wal afiat dan segala hal baik menyertai. Semoga bersinar dan berpijar layaknya lagu Sheila on 7.

Agaknya awan masih ingin melepaskan rindunya kepada tanah. Padahal senja sudah bersiap menebar pesona. Senja sudah tidak sabar ingin mulai menari dengan semburatnya dan mengejawantahkan sebuah titah seperti lagu Sheila on 7. Tetapi awan tetap bersikeras untuk tidak beranjak melepaskan rindunya.

08:47 pm

Sekiranya itu yang tertera di layar telepon genggam saya. Hari dan tanggal pun masih sama dengan yang terakhir kali saya lihat di layar telepon genggam saya.

Selamat ulang tahun, to whom it may concern. Selalu dalam lindungan-Nya. Semoga bersinar dan berpijar layaknya lagu Sheila on 7.

Time flows in strange way on sunday kalau kata Haruki Murakami. Ya, ini hari minggu. Di jam yang sudah semestinya digunakan untuk berlapang dada (layaknya judul lagu Sheila on 7) merelakan perpisahan dengan pagi, siang dan senja di hari Minggu.

10:00 pm

Sekiranya itu yang tertera di layar telepon genggam saya. Hari dan tanggal pun masih sama dengan yang terakhir kali saya lihat di layar telepon genggam saya.

Sekali lagi selamat ulang tahun, to whom it may concern. Selalu berbahagia dalam merayakan kehidupan. Semoga bersinar dan berpijar layaknya lagu Sheila on 7.

Sudah malam, waktunya padamkan bara. Waktunya pejamkan mata dan tiada lagi berkata seperti layaknya lagu Sheila on 7.
Selamat Malam, salam olahraga.
Note: tulisan ini bukan mengenai lagu Sheila on 7.
Dirgahayu! 

 

Originally posted on Sunday, May 3, 2015.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s