Pagi Hening di Rawa Pening

Waktu itu teman gue yang bernama Seto sedang melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya. Tidak sekedar mudik, namun ia pun tidak lupa berjalan-jalan di sekitar kampung halamannya. Sampai pada suatu saat ia memposting satu foto yang sangat menarik di Instagramnya. Pada kolom caption, Kak Seto (begitu gue memanggilnya, tapi bukan Kak Seto yang menciptakan si Komo), menjelaskan lokasi, jam dan siapa yang memotret fotonya dengan pose yang membelakangi kamera.

Tidak lama setelah doi memposting fotonya tersebut gue menyinggahi Salatiga yang rute perjalanannya melewati lokasi foto tersebut. Gue menginap semalam di Semarang dan paginya gue melanjutkan perjalanan ke Salatiga. Rute yang gue lewati pada saat itu adalah via lingkar selatan Ambarawa. Sesampainya di sana, gue pun riang gembira karena cuaca cerah dan udara yang enak.

Processed with VSCO with hb2 presetSuasana perjalanan dari Semarang menuju Salatiga sebelum mampir ke Rawa Pening. Jalanan aspal yang diapait oleh hamparan sawah dengan dikelilingi oleh Gunung Merbabu, Telomoyo dan Ungaran.
Processed with VSCOcam with hb2 presetLokasi, pose, angle dan fotografer yang sama seperti Kak Seto. Untuk mengelilingi rawa, kami menyewa kapal yang berkeliling selama kurang lebih empat puluh lima menit. Jika bepergian dalam grup, satu kapal bisa disewa tanpa bergabung dengan orang lain.
instagram.com/rereanindita

Processed with VSCO with hb2 preset

Processed with VSCO with hb2 presetTanaman eceng godong yang tumbuh subur dan banyak di jumpai ketika berkeliling rawa.
Processed with VSCO with hb2 presetSejauh mata memandang berkeliling; eceng gondong, Gunung Merbabu, Telomoyo dan Ungaran.

Processed with VSCO with hb2 presetProcessed with VSCO with hb2 presetProcessed with VSCO with hb2 presetinstagram.com/rereanindita

Processed with VSCO with hb2 preset

Waktu yang pas untuk berkunjung ke Rawa Pening adalah saat matahari terbit atau sebelum jam sebelas siang. Pagi hari udara dan keheningan masih terasa di Rawa Pening.